Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melakukan pengecekan langsung terhadap jalur keluar masuk kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap informasi mengenai kepadatan kapal yang terjadi di pelabuhan tersebut.
Penertiban Kapal untuk Mengurai Kepadatan
Kasubdit Patroli Polairud Polda Metro Jaya, AKBP M Helmi Wibowo, menjelaskan bahwa petugas telah melakukan penertiban terhadap kapal-kapal yang tidak bersandar di jalur pelabuhan yang telah ditentukan. Tujuannya adalah untuk mengurai kepadatan yang ada.
“Kapal-kapal yang berpotensi menghambat arus diminta segera dipindahkan serta diingatkan untuk rutin memeriksa kondisi teknis kapal,” ujar Helmi dalam keterangannya pada Sabtu (31/1/2026).
Keselamatan Nelayan Menjadi Prioritas
Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Mustofa, menegaskan bahwa langkah penertiban ini dilakukan demi kepentingan bersama, terutama mengingat pelabuhan tersebut merupakan akses vital bagi para nelayan.
“Penertiban ini kami lakukan untuk menjaga keselamatan bersama. Alur pelayaran Muara Angke merupakan jalur penting bagi nelayan, sehingga harus tetap terbuka dan aman,” tegas Mustofa.
Mustofa menambahkan bahwa situasi alur pelayaran saat ini telah terkendali. Ia juga mengimbau seluruh nakoda kapal untuk senantiasa tertib dan tidak menutup alur pelayaran di pelabuhan.
“Kondisi alur pelayaran Pelabuhan Muara Angke saat ini aman dan terkendali, serta mengimbau seluruh pengguna jasa pelabuhan mematuhi aturan sandar kapal demi kelancaran dan keselamatan pelayaran,” tutup Mustofa.
Sebelumnya, pada Rabu (28/1), sebuah video yang menunjukkan kepadatan lalu lintas kapal nelayan di Pelabuhan Muara Angke sempat viral di media sosial Instagram. Dalam video tersebut, terlihat kapal-kapal mengalami kesulitan saat hendak masuk maupun keluar pelabuhan.






