Gempa bumi bermagnitudo 2,7 mengguncang wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (30/1/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa ini berpusat di darat dan disebabkan oleh aktivitas sesar aktif.
Pusat Gempa di Darat, Kedalaman 5 Km
Menurut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa tektonik tersebut terjadi pada pukul 05.13 WIB. Episenter gempa berlokasi di darat, sekitar 14 kilometer arah timur Kota Bandung, dengan koordinat 6.88 Lintang Selatan dan 107.79 Bujur Timur.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujar Daryono dalam keterangannya.
Kedalaman gempa tercatat hanya 5 kilometer di bawah permukaan bumi. BMKG menginformasikan bahwa gempa ini memiliki magnitudo yang telah diperbarui menjadi 2,7.
Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah
Getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah sekitar Kota Bandung, termasuk Sukasari, Tanjungsari, Cileunyi, Cilengkrang, dan Cimeyan. Intensitas getaran dilaporkan berada pada skala II-III MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung mulai bergoyang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. BMKG juga mencatat bahwa hingga pukul 05.46 WIB, belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan.






