Kontingen Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand, dengan meraih total 135 medali emas. Pencapaian ini tidak hanya melampaui target awal yang ditetapkan, tetapi juga menempatkan Indonesia di peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali. Komisi Nasional Disabilitas (KND) turut berperan aktif dalam memantau pemenuhan hak keolahragaan bagi para atlet penyandang disabilitas, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.
Pemantauan KND Sejak Dini
Upaya pemantauan oleh KND telah dimulai sejak awal November 2025. Melalui koordinasi erat dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dan pendampingan langsung di lapangan, KND memastikan seluruh hak atlet terpenuhi. ASEAN Para Games 2025 sendiri diselenggarakan di Bangkok dan Nakhon Ratchasima, Thailand, pada tanggal 20 hingga 26 Januari 2026.
Sejak 19 Januari 2026, Komisioner KND Jonna Aman Damanik bersama Prof. Reda Manthovani selaku Chief de Mission Indonesia telah melakukan pemantauan langsung di lokasi. Fokus pemantauan mencakup pemenuhan fasilitas bagi atlet dan official, termasuk aspek penginapan, konsumsi, dukungan medis, serta kemudahan mobilitas menuju venue pertandingan.
Dasar Hukum dan Optimisme
Jonna Aman Damanik menegaskan pentingnya pemenuhan hak keolahragaan bagi penyandang disabilitas. “Hak keolahragaan bagi penyandang disabilitas dimandatkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, termasuk untuk olahraga prestasi. Dengan semangat dan kekompakan Tim Indonesia, kami yakin target minimal dapat dicapai,” ujar Jonna dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (28/1/2026).
Target Awal dan Hasil Akhir
Sebelumnya, pada November 2025, dalam sebuah rapat koordinasi yang melibatkan NPCI, Chief de Mission, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, kontingen Indonesia ditargetkan untuk meraih minimal 82 medali emas dan masuk dalam tiga besar klasemen akhir. Target ini ditetapkan dengan mempertimbangkan waktu pemusatan latihan yang relatif singkat, yaitu sekitar dua bulan.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir secara resmi melepas 539 atlet dan official kontingen Indonesia di Solo pada 10 Januari 2026. Meskipun dengan persiapan yang terbatas, kontingen Indonesia berhasil menutup ajang ASEAN Para Games 2025 dengan perolehan yang membanggakan: 135 medali emas, 143 medali perak, dan 114 medali perunggu.






