Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Gerindra, Putih Sari, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak banjir di tiga desa di Kabupaten Bekasi. Desa-desa tersebut meliputi Sukadarma, Sukajadi, dan Sukadaya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga serta diserahkan ke posko bantuan di masing-masing desa sejak banjir melanda. Hal ini bertujuan agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para pengungsi. Selain itu, Putih Sari juga mengerahkan tim dan relawan untuk membantu korban banjir.
Rincian Bantuan yang Diberikan
Adapun bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan mendesak seperti pampers untuk balita, obat-obatan, biskuit, makanan siap saji, dan air mineral. “Bantuan ini ditujukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak di tengah keterbatasan pasca banjir yang melanda kawasan tersebut,” kata Putih Sari dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (28/1/2026).
Putih Sari menyatakan bahwa kehadirannya di tengah warga terdampak merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral. Ia ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah ini. Menurutnya, penanganan bencana memerlukan sinergi dari berbagai elemen, tidak hanya pemerintah, tetapi juga relawan dan masyarakat luas.
Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap warga terdampak tidak boleh berhenti pada masa tanggap darurat, melainkan harus berlanjut hingga proses pemulihan pasca banjir. Tujuannya agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal dan aman.
“Yah pokoknya ini gak mencukupi buat semuanya, tapi yah mudah-mudahan bisa meringankan semuanya dan semuanya bisa tetap tawakal,” ungkapnya.
Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata komitmen Partai Gerindra untuk selalu hadir dan bergerak cepat di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi situasi sulit akibat bencana alam. Melalui kegiatan ini, Putih Sari berharap bantuan yang diberikan, meskipun terbatas, dapat membantu meringankan beban warga terdampak banjir sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di Kabupaten Bekasi.
“Kehadiran langsung di lokasi terdampak juga diharapkan dapat memberikan dukungan moral bagi warga agar tetap kuat dan optimistis menghadapi masa pemulihan,” tutupnya.






