Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengonfirmasi persetujuan pemerintah pusat untuk membangun kembali ruas Jalan Bayang-Alahan Panjang yang rusak parah. Jalan provinsi yang menjadi keluhan utama masyarakat ini akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Persetujuan Langsung Menteri PU
Kepastian ini disampaikan saat kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ke Sumatra Barat pada Rabu, 28 Januari 2026. Menteri Dody Hanggodo tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan langsung didampingi oleh Andre Rosiade. Turut hadir pula Gubernur Sumbar Mahyeldi, Bupati Padang Pariaman John Kennedy Azis, Bupati Tanah Datar Eka Putra, serta para kepala balai Kementerian PU di Sumbar.
Andre Rosiade menjelaskan bahwa pembangunan kembali Jalan Bayang-Alahan Panjang dilakukan atas diskresi Menteri PU, menyusul permintaan langsung dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Jalan ini dinilai sangat strategis karena merupakan jalur alternatif penghubung antara Solok dengan Pesisir Selatan.
“Sesuai permintaan Pak Gubernur, Pak Menteri PU menyetujui intervensi langsung agar APBN turun membangun Jalan Bayang-Alahan Panjang. Jika ini selesai, waktu tempuh yang selama ini bisa mencapai empat jam dapat dipangkas menjadi sekitar 40 menit,” ujar Andre, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.
Andre memperkirakan nilai usulan anggaran untuk pembangunan jalan ini mencapai sekitar Rp 275 miliar. Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antardaerah, tetapi juga melancarkan arus logistik, distribusi pangan, dan pergerakan ekonomi masyarakat.
Semangat ‘Build Back Better’
Sebelumnya, jalan ini hampir selesai 100 persen. Namun, sebelum serah terima, kerusakan parah terjadi akibat banjir bandang pada akhir November 2025.
Menteri PU Dody Hanggodo membenarkan persetujuan pembangunan kembali Jalan Bayang-Alahan Panjang oleh pemerintah pusat. Keputusan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk bergerak cepat dan hadir langsung pascabencana.
“Ruas jalan ini kami setujui karena merupakan jalur shortcut yang sangat penting untuk mempercepat arus logistik dan pangan dari Solok menuju Pesisir Selatan. Balai Jalan akan segera melakukan survei lapangan sebagai langkah awal,” kata Dody.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Jalan Bayang-Alahan Panjang merupakan bagian dari semangat Build Back Better, yaitu membangun kembali infrastruktur dengan kualitas yang lebih baik dan lebih tangguh.
Proyek Infrastruktur Lain di Sumbar
Selain proyek tersebut, Andre Rosiade juga menyebutkan bahwa Kementerian PU akan melanjutkan pembangunan infrastruktur lain di Sumatera Barat. Salah satunya adalah ruas Payakumbuh-Sitangkai yang ditargetkan rampung pada Juli 2026. Pembangunan akan dilanjutkan ke Sitangkai-Batusangkar melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD) 2026.
Dengan disepakatinya pembangunan kembali Jalan Bayang-Alahan Panjang melalui APBN, Andre Rosiade menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat secara berkelanjutan.
Apresiasi Pemerintah Provinsi
Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Menteri PU dan Andre Rosiade, atas persetujuan pembangunan kembali jalan tersebut. Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sumbar akan berkoordinasi dan bekerja sama agar proyek berjalan lancar dan tepat waktu.
“Pembangunan jalan tersebut akan menjadi pengungkit penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta pengembangan kawasan pariwisata di Sumbar,” ujarnya.






