Berita

Pria 57 Tahun Ditemukan Meninggal di Mobil Tol Cikampek, Diduga Serangan Jantung

Advertisement

Seorang pria berinisial DD (57) ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang dikemudikannya di bahu jalan Tol Cikampek, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Pihak kepolisian menduga korban tewas akibat serangan jantung.

Kapolsek Cikarang Barat, AKP Tri Baskoro Bintang, mengonfirmasi bahwa DD memiliki riwayat penyakit jantung. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya sejumlah obat-obatan di dalam mobilnya. “Kakak kandung dan rekan kerjanya menerangkan punya riwayat jantung. (Di dalam mobil) ditemukan beberapa obat-obatan yang dibawa oleh korban,” ujar Tri Baskoro Bintang, Jumat (30/1/2026).

Berdasarkan penyelidikan awal, mobil yang dikemudikan DD telah berhenti di lokasi kejadian sejak Kamis (29/1) pukul 13.00 WIB. Tri Baskoro Bintang memperkirakan korban sudah meninggal sejak hari sebelumnya. “Kemungkinan iya (meninggal sejak kemarin). Diketahui karena mobil sudah sehari tidak beranjak dari lokasi pinggir tol dan dicek kondisi sopir sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga pun menyatakan tidak berkenan untuk dilakukan otopsi. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau kematian wajar. Dari pihak keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi,” imbuh Tri Baskoro Bintang.

Advertisement

Sebelumnya, penemuan jenazah ini berawal dari kegiatan patroli rutin petugas di Tol Cikampek Km 27. Kainduk PJR Cikampek, AKP Sandy Titah Nugroho, menjelaskan jasad pria tersebut ditemukan pada Jumat (30/1) pukul 07.10 WIB.

Sandy menambahkan bahwa korban ditemukan dalam posisi tertunduk di kursi pengemudi. Mobil Grand Max yang dikemudikan korban dalam kondisi menyala dan korban diketahui sendirian. “Awalnya dari patroli Kamtib ya, Patroli Kamtib, sedang patroli. Terus ketika itu melihat ada kendaraan berhenti itu. Dicek, ternyata korban sudah, apa ya, bukan terlentang ya, menunduk ya, menunduk di bawah setir gitu. Nah kita panggilkan medis. Ternyata setelah dicek, apa namanya, terindikasi meninggal dunia, gitu,” tutur Sandy.

Advertisement