Kericuhan antarsuporter mewarnai usainya pertandingan antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Kabupaten Tangerang, Banten. Aparat kepolisian yang bertugas sigap meredam situasi agar tidak meluas dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Aksi Cepat Kepolisian Meredam Kerusuhan
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menyatakan bahwa timnya yang berjaga di lokasi langsung bertindak cepat begitu kericuhan pecah. Menurutnya, insiden tersebut tidak berlangsung lama.
“Tidak berlangsung lama, paling 2 menit, alhamdulillah berhasil kami redam dan damaikan karena kebetulan kami turun langsung dan ada di lokasi,” ujar AKBP Boy Jumalolo pada Sabtu (31/1/2026).
Pemicu dan Kronologi Kericuhan
Pertandingan antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta sendiri digelar di Stadion Indomilk Arena, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (30/1/2026). Usai peluit panjang dibunyikan, suporter kedua tim terlibat bentrokan di luar area stadion, tepatnya di sekitar Gate 6-7.
Menurut keterangan, kericuhan dipicu oleh aksi saling lempar yang kemudian memprovokasi kelompok suporter lain hingga terjadi aksi serupa secara berkelompok.
Situasi Terkendali, Suporter Bubar
AKBP Boy Jumalolo menegaskan bahwa tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut. Setelah situasi berhasil dikendalikan sepenuhnya oleh aparat kepolisian, para suporter kemudian membubarkan diri dan kembali ke kediaman masing-masing.
Pertandingan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta yang dimulai pada Sabtu (30/1) pukul 15.30 WIB tersebut berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Persija Jakarta.






